Realisasi Paket Sandang Pangan Terus Dikebut

kancantaradio.com – Penyaluran paket sandang pangan bagi fakir miskin yang diprogramkan Pemerintah daerah Lombok Timur terus diupayakan untuk segera terealisasi. Mengingat batas waktu kontrak pengadaannya oleh rekanan kian dekat. Yakni, hingga tanggal 23 Juni mendatang. Karena itulah, pemerintah terus mendorong pihak rekanan agar segera menyelesaikan pekerjaannya.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lombok Timur, Ahmad Subhan mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang mendesak pihak rekanan yang dalam hal ini adalah CV. Era Nusa Insani agar mempercepat penyelesaian pengadaan 80 ribu paket sandang pangan yang akan disalurkan bagi fakir miskin tersebut. Sebab, tujuan utama penyaluran bantuan tersebut adalah untuk membantu masyarakat yang berkekurangan agar ikut mendapatkan kebahagiaan pada saat Hari Raya Idul Fitri atau lebaran. Meskipun, tak disebutkan secara tegas bahwa paket sandang pangan tersebut harus diberikan sebelum lebaran.

Untuk saat ini, pihak rekanan baru mendatangkan beberapa item yang akan menjadi isi dari paket sandang pangan tersebut, semisal kotak bingkisan, biskuit kaleng, mie instant dan sarung. Masih ada beberapa item lagi yang harus dilengkapi sesuai dengan kontrak yang ditetapkan oleh pemerintah. Dikatakan Subhan, pihak pemberi pekerjaan, dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur telah melayangkan surat perintah kepada rekanan pemenang tender untuk mempercepat pengadaan paket tersebut agar jadwal pembagian paket sandang pangan tersebut dapat dilakukan secepatnya, sebelum Hari Raya Idul Fitri atau sebelum lebaran.

Pembagian paket sandang pangan ini dapat saja dilakukan kapan saja. Namun, mengingat kebutuhan masyarakat menjelang lebaran. Terlebih, penerimanya adalah masyarakat kurang mampu. Maka, pembagian paket tersebut diupayakan bisa terealisasi sebelum hari raya sesuai kontrak yang telah disepakati. Demikian disampaikan Subhan di Selong, Kamis (15/6) kemarin.

Ditambahkan Subhan bahwa pemerintah terus mengupayakan agar pihak rekanan bisa menyelesaikan tugasnya sesuai kesepakatan, agar penundaan pembagian paket tidak kembali terjadi, seperti pada tahun lalu. Namun, jika sampai pada batas waktu kontrak yang ada, CV. Era Nusa Insani tak mampu menyelesaikan pekerjaannya. Kontrak bisa saja diperpanjang hingga batas maksimal 30 hari, dengan catatan pihak rekanan mampu memberikan alasan yang tepat dan masuk akal atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan tersebut. Jika tidak, pemerintah akan memberlakukan denda dengan hitungan 1/1000 nilai kontrak per hari keterlambatan. (ovp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Musim Kemarau Tiba, Sumber Air Mulai Berkurang

kancantaradio.com – Memasuki musim kemarau, menjadi tantangan tersendiri bagi para petani Lombok Timur. Khususnya, bagi ...