Musim Kemarau Tiba, Sumber Air Mulai Berkurang

kancantaradio.com – Memasuki musim kemarau, menjadi tantangan tersendiri bagi para petani Lombok Timur. Khususnya, bagi petani yang berada di wilayah Lombok Timur bagian Selatan yang diketahui memiliki curah hujan dan sumber air yang minim.

Minimnya sumber-sumber air tersebut, telah memaksa para petani untuk memanfaatkan air yang berasal dari bendungan Pandan Dure yang memiliki kemampuan mengairi lahan pertanian yang masih minim, yakni sekitar 5 ribu hektar. Kemampuan bendungan Pandan Dure mengairi lahan pertanian seluas 5 ribu hektar itu masih belum cukup membantu menyelesaikan persoalan kebutuhan pasokan air bagi pertanian masyarakat. Sebab, luas lahan pertanian yang ada di wilayah Selatan mencapai 16 ribu hektar. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pertanian, Zaini di Selong, Jum’at (16/6) kemarin.

Sebagai solusinya, masyarakat selama ini memanfaatkan sejumlah embung yang sudah disiapkan pemerintah. Dikatakan Zaini, Pemerintah Daerah Lombok Timur telah membangun seribu embung yang mayoritas berada di wilayah Selatan yang dapat dimanfaatkan petani untuk mengairi lahan pertaniannya di musim kemarau. Mengingat 1000 embung yang sudah ada belum mampu memenuhi kebutuhan air seluruh lahan pertanian warga. Pemerintah telah merencanakan untuk menambah jumlah embung.

Direncanakan, ada sekitar 300 embung yang segera dibangun sesuai dengan hasil tinjauan dari kementerian pertanian beberapa waktu lalu. Namun dikatakan Zaini, penambahan pembangunan embung itu, nantinya akan lebih banyak dilokasikan di wilayah Lombok Timur bagian Utara yang dipandang masih jarang. Sementara, luas lahan pertanian warga juga cukup luas. (ovp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *