BBPP Kemenaker RI Berikan Pelatihan Bagi TKI Purna Desa Korleko

kancantaradio.com – Setelah ditunjuk sebagai desa migran produktif (desmigratif) oleh Kementerian Tenaga Kerja (kemenaker) RI, Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji yang sudah lama menjadi kantong TKI diberikan perhatian khusus oleh pihak kemenaker. Selama 3 hari, sejak Kamis hingga Sabtu (3-5/8) kemarin, Balai Besar Peningkatan Produktifitas (BBPP) Kemenaker RI telah memberikan pelatihan manajemen dan praktik usaha bagi puluhan TKI purna alias mantan TKI yang berasal dari Desa Korleko.

Kepala Bagian Tata Usaha BBPP Kemenaker RI, Sri Martanik yang berkesempatan menghadiri kegiatan pelatihan tersebut menyatakan komitmen pemerintah pusat yang ingin mengembangkan potensi yang dimiliki Desa Korleko agar ke depannya dapat dimanfaatkan para TKI purna sebagai sarana usaha. Sehingga, tidak tergoda lagi untuk bekerja ke luar negeri.

Kehadiran pemerintah pusat melalui Kemenaker RI di Desa Korleko yang telah ditunjuk menjadi desmigratif tersebut untuk membina para TKI purna agar mampu bekerja dengan baik, memanfaatkan penghasilan selama menjadi TKI di luar negeri dengan memberikan peluang usaha wiraswasta di kampung halaman.

Selama 3 hari kemarin, selain memberikan gambaran-gambaran cara menjalankan usaha dengan mendatangkan pihak-pihak terkait, seperti dari Dinas Koperasi UMKM dan juga dari perbankan, BBPP Kemenaker RI yang difasilitasi Disnakertrans Kabupaten Lombok Timur juga menghadirkan instruktur pembuatan sapu. Sebab, di Desa Korleko, bahan pokok untuk pembuatan sapu itu sangat berlimpah yang diharapkan dapat termanfaatkan dengan maksimal.

Masyarakat yang tidak lain adalah kelompok TKI purna Desa Korleko menyambut baik kegiatan tersebut dengan mengikutinya dengan seksama dan berharap apa yang diberikan dapat diterapkan selanjutnya sebagai peluang usaha, seraya berharap tetap mendapatkan perhatian dari pemerintah secara berkelanjutan, baik berupa bantuan pembinaan maupun yang lainnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (disnakertrans) Kabupaten Lombok Timur, Andika Istujaya usai pelatihan menyebutkan bahwa penunjukan Desa Korleko sebagai desmigratif akan memberi peluang masuknya program-program pemberdayaan masyarakat yang bukan hanya datang dari kemenaker, namun juga dari lintas kementerian. (kis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jangkauan Siaran Selaparang TV Semakin Luas

kancantaradio.com – Kabupaten Lombok Timur memiliki satu kekayaan yang pantas untuk dibanggakan, yaitu Selaparang TV ...