Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lamban

kancantaradio.com – Usia kemerdekaan Indonesia kini sudah mencapai 72 tahun. Ada banyak perkembangan yang telah dirasakan rakyat Indonesia dari tahun ke tahun. Pembangunan di semua sektor berjalan dengan baik. Ukuran yang paling mudah untuk mengetahui perkembangan suatu negara adalah ukuran ekonomi. Di sektor perekonomian, perkembangannya cukup dirasakan kemajuannya bila dibandingkan dengan kondisi di awal kemerdekaan. Pendapatan perkapita penduduk Indonesia saat ini mencapai 3800 US$ atau sekitar 45 juta penghasilan perorang dalam setahun.

Bila menggunakan ukuran pendapatan perkapita penduduk Indonesia, terlihat jelas capaiannya sangat tinggi. Karena itulah, Indonesia setiap tahunnya selalu dapat duduk bersama dalam forum G-20 yang di dalamnya negara-negara maju dengan jumlah pendapatan yang besar pertahunnya. Bila ditinjau dari jumlah penghasilan, Indonesia berada di peringkat 16 dunia. Demikian disampaikan Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ahmad Erani Yustika di hadapan peserta Stadium General yang diadakan di halaman kampus Universitas Gunung Rinjani (UGR) Anjani Kecamatan Suralaga pada Kamis (10/8) kemarin.

Hanya saja, lanjutnya, pendapatan perkapita penduduk Indonesia tersebut, jika dibandingkan dengan negara lain yang usia kemerdekaannya sama dengan Indonesia, yakni Korea Selatan. Maka, capaian Indonesia itu sangat jauh tertinggal. Pendapatan perkapita penduduk Korea Selatan 10 kali lipat capaian Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan perekonomian Indonesia memang besar karena jumlah penduduknya yang cukup banyak. Namun, dari sisi percepatan pertumbuhan ekonomi, Indonesia masih lamban.

Di era 80-an, pendapatan perkapita penduduk Indonesia lebih tinggi dari China. Akan tetapi, jika dibandingkan dengan kondisi sekarang ini. maka, sangat jelas Indonesia sangat jauh tertinggal dari China yang sudah menguasai pasar perekonomian dunia. Lambannya percepatan perekonomian Indonesia ini disebabkan rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia yang jika dibandingkan dengan negara lain.

Saat ini, IPM Indonesia dalam masalah besar, di mana posisi Indonesia berada di peringkat 116, hanya lebih baik sedikit dari Vietnam. Sedangkan, jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga lainnya, seperti Thailand dan Singapura, Indonesia jauh tertinggal. Demikian ungkap Ahmad Erani di Kampus UGR. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *