Wingky Tinggalkan Polres Lotim

kancantaradio.com – Setelah mengemban tugas menjadi Kepala Kepolisian Resor Lombok Timur selama satu tahun lebih, AKBP Wingky Adhityo Kusumo harus berpamitan dengan segenap masyarakat Lombok Timur. Karena akan mengemban tugas kenegaraan di tempat baru, yakni sebagai Wakil Direktur Lalu Lintas Polda NTB. Acara pamitan Wingky diadakan di Pendopo Bupati pada Senin (25/9) malam bertajuk pisah sambut Kapolres Lombok Timur.

Selanjutnya, sebagai pengganti Wingky sebagai pemegang komando di Polres Lombok Timur, ditunjuk mantan Kapolres Bima, AKBP M. Eka Fathurrahman yang nota bene telah banyak mengenal adat kebiasaan dan budaya masyarakat Sasak pada umumnya, karena yang bersangkutan lebih banyak menghabiskan waktunya sejak kecil di Pulau Lombok, dibandingkan dengan daerah kelahirannya di Bima.

Sebagai ucapan terakhirnya di hadapan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan segenap unsur Forkopimda dan jajaran OPD lingkup Pemda Lombok Timur beserta para camat dan kepala desa. Wingky mengungkapkan bahwa kerjasama aparat kepolisian dengan pihak pemerintah daerah berjalan dengan baik. Khusus bagi Bupati lombok Timur, HM. Ali Bin Dachlan, Wingky menyampaikan bahwa hubungan kerjasama dengan Bupati berjalan dengan sangat baik. Karena itulah, secara spontanitas Wingky mendo’akan agar Bupati Lombok Timur yang akan bertarung dalam pemilihan gubernur tahun depan ini berhasil keluar sebagai pemenang kontestasi pilkada NTB 2018 mendatang.

Menurut Wingky, dalam pelaksanaan tugasnya sebagai Kapolres Lombok Timur, tak lepas dari kekurangan. Ada beberapa hal yang dititipkan kepada penggantinya untuk dapat diselesaikan dengan baik. Seperti halnya, kasus pembunuhan di wilayah Selatan yang tersangkanya masih banyak yang buron. Meskipun demikian, Wingky juga mengungkapkan bahwa Polres Lombok Timur selama ini telah berbuat maksimal untuk menjamin situasi agar tetap kondusif.

Ditambahkan mantan Kapolres Lombok Timur ini, pihak Polres Lombok Timur sebelumnya telah memasang 11 unit CCTV di sejumlah kawasan yang rawan terjadi tindak pidana. Diharapkan agar jumlah yang disiapkan itu dapat ditambah oleh Pemerintah Daerah Lombok Timur di masa-masa mendatang. Sebab, manfaatnya sangat besar sebagai upaya antisipasi tindak kejahatan maupun tindakan lainnya. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *