Suka Malak, 3 Warga Bima Diamankan Aparat

kancantaradio.com – Sangat meresahkan, apa yang dilakukan komplotan pemalak alias pemeras khusus kendaraan pengangkut kayu yang baru saja keluar dari pelabuhan Kayangan ini. Berkali-kali telah melakukan aksi serupa. Akhirnya, pada Senin (25/9) kemarin, Tim Buser bersama anggota piket Sat Reskrim Polres Lombok Timur berhasil menghentikan tindakan melawan hukumnya tersebut dengan mengamankan para pelaku untuk kemudian diproses hukum.

Dari 4 anggota komplotan pemeras sopir-sopir truck pengangkut kayu dari Bima yang akan membawa kayu ke Lombok Timur dan Lombok Tengah ini, polisi berhasil mengamankan 3 orang pelaku, sementara 1 orang lainnya berhasil melarikan diri.

Menurut Kapolres Lombok Timur melalui Kasubbag Humas, IPTU I Made Tista yang dikonfirmasi di Selong, Selasa (26/9) kemarin, bahwa para pelaku terbiasa menghentikan kendaraan pengangkut kayu asal Bima dengan mengaku sebagai anggota Reskrimsus Polda NTB yang kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen pengangkutan. Setiap kendaraan yang dihentikan, selalu dinyatakan membawa kayu illegal dan memaksa sopirnya menyerahkan sejumlah uang dengan kisaran 4 juta hingga 8 juta.

Dari 3 pelaku pemerasan yang berhasil diamankan tersebut, 1 orang di antaranya adalah anggota Brimob. Adapun, identitas para pelaku masing-masing SA (23 tahun) anggota Brimob asal Tadewa, Bima yang bertugas di Sat Brimobda NTB, S (21 tahun) warga Bima dan SI (20 tahun) warga Bima juga.

Lebih lanjut dikatakan Tista, dari keterangan para pelaku yang berhasil dikorek petugas diketahui bahwa dalam menjalankan aksinya, komplotan ini ditemani oknum anggota intel Kodim, ST. Uang hasil pemerasan kemudian dibagi berempat.

Saat ini, para pelaku bersama barang bukti berupa 1 unit mobil yang digunakan pelaku, 1 buah dompet berisi kartu ATM dan surat lainnya serta 2 buah handphone sudah diamankan di Polres Lombok Timur untuk selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Brimob di Subden 2 den B Lombok Timur di Labuhan Haji. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *