Ali BD Pribadi Yang Independen

kancantaradio.com – Keberhasilan HM. Ali Bin Dachlan alias Ali BD memenangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada tahun 2013 lalu melalui jalur independen telah melekatkan nama Bupati Independen pada dirinya. Namun, kata independen yang melekat itu, bukan semata-mata karena menang melalui jalur independen atau perseorangan. Namun, karena pada kebenarannya bahwa Ali BD merupakan sosok yang selalu berdiri sendiri tanpa naungan bayang-bayang siapapun. Demikian diungkapkan Ketua Pusat Penelitian UIN Mataram, Dr. Jumarin Umar Maya saat diselenggarakan acara bedah buku berjudul Bupati Independen karya H. Riyanto Rabbah di Pondok Pesantren Nurussobah, Lombok Tengah pada Selasa (26/9) kemarin.

Kemenangan Ali BD melalui jalur independen pada saat pilkada 2013 lalu menunjukkan bahwa sosok Ali BD memang sangat dekat dengan rakyat yang memang dikarenakan dirinya telah banyak berbuat bagi kepentingan rakyat sejak lama. Dan bahkan, status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditinggalkan karena ingin berbuat yang lebih banyak untuk rakyat, di samping karena ketidak sepahamannya terhadap pola-pola yang diterapkan oknum-oknum pejabat yang ada pada masa itu.

Akronim BD yang melekat pada nama Ali BD dapat diartikan sebagai yang berdiri dengan dirinya sendiri. Karena itulah, jalur independen tidak sulit ditempuh karena memang Ali BD selalu menjadi figur yang mampu berdiri dengan dirinya sendiri. Karena sejatinya, telah berbuat lebih bagi rakyat melalui lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang dipimpinnya.

Lebih lanjut dikatakan Jumarin, independen atau kebebasan yang melekat pada sosok Ali BD telah menjadikannya sebagai pemimpin yang tegas dan sangat berani dalam memperjuangkan kebenaran, karena tidak ada kekuatan lain yang bisa mengintervensinya. Terbukti, Perda Zakat yang sebenarnya adalah produk DPRD atau pemerintahan sebelum dirinya yang belum berani diterapkan berhasil ditegakkan karena keberanian Ali BD dalam memperjuangkan sesuatu yang berdasarkan syari’at Islam. Meskipun, dengan keberaniannya itu, ia mendapatkan serangan dari banyak pihak yang didasarkan pada kepentingan politik. Namun akhirnya, keberaniannya dalam mempertahankan tekadnya menegakkan Perda Zakat berbuah manis dengan semakin banyaknya daerah-daerah lain yang meniru penanganan zakat yang dilakukan Lombok Timur.

Keberhasilannya maju dan menang melalui jalur independen dikarenakan Ali BD memiliki kemampuan untuk meyakinkan masyarakat untuk bisa bangkit dan berbuat tanpa ketergantungan pada bantuan pemerintah. Demikian lanjut Jumarin di Lombok Tengah, kemarin. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *