Lobar Dan Lotim Jadi Proyek Percontohan Imunisasi PVC

kancantaradio.com – Karena menjadi salah satu penyebab kematian bayi yang tertinggi di Indonesia, infeksi saluran pernafasan akut atau pneumonia mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Berbagai upaya pencegahan dilakukan untuk menekannya. Salah satunya, dengan memberikan imunisasi pneumokokus konyugasi atau Pneumococcal Vaccine (PVC) yang sudah digolongkan menjadi imunisasi standar di Indonesia.

 

Sebagai langkah awal, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah memilih Nusa Tenggara Barat, khususnya Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur sebagai lokasi pencanangan program demonstrasi imunisasi PVC. Demikian disampaikan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, HM. Subuh di Puskesmas Gunung Sari, Lombok Barat yang ditunjuk sebagai lokasi pencanangan pada Selasa (3/10) kemarin.

 

Imunisasi Pneumococcal Vaccine (PVC) bertujuan untuk merangsang pembentukan imunitas atau kekebalan terhadap infeksi kuman Streptococus Pneumoniae yang dapat menular melalui udara. Pemberian imunisasi ini sebagai bentuk upaya memberikan perlindungan terhadap penyakit Invasive Peumococal Diseases (IPD) yang dapat berupa meningitis atau peradangan pada selaput otak, infeksi dalam darah dan juga peradangan pada paru-paru.

 

Menurut HM. Subuh, pencegahan penyakit pneumonia manjadi perhatian pemerintah pusat saat ini. Karena, pneumonia menjadi penyebab kematian tertinggi balita. Karena itulah, pihaknya telah menyertakan pemberian 3 imunisasi, yakni vaksin MR, PVC dan HPV menjadi imunisasi standar dari 9 jenis imunisasi yang ada saat ini dalam RPJM Nasional hingga tahun 2020.

 

Adapun, terkait penunjukan Nusa Tenggara Barat sebagai lokasi percontohan atau demonstrasi imunisasi PVC ini, karena melihat pengalaman sebelumnya, NTB berhasil dalam demonstrasi proyek imunisasi hepatitis. Karena itulah, proyek imunisasi PVC perdana ini dititipkan di NTB, khususnya di dua kabupaten, yakni Lombok Barat dan Lombok Timur dengan harapan mendapatkan dukungan dari masyarakat yang nantinya akan menjadi warisan bagi generasi berikutnya.

 

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Lombok Timur, H. Asrul Sani yang turut hadir dalam acara pencanangan tersebut mengatakan bahwa pemberian imunisasi PVC telah mulai dilakukan sejak 2 Oktober kemarin. Imunisasi PVC sudah bisa didapatkan di semua posyandu yang ada di Lombok Timur, demikian ungkapnya. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *