LTSP Disnakertrans Lotim Segera Beroperasi

kancantaradio.com – Jumlah tenaga kerja asal Lombok Timur yang bekerja di luar negeri terbilang cukup banyak. Karena itulah, berbagai terobosan dilakukan Pemerintah Daerah untuk memberikan pelayanan yang memudahkan dan menyenangkan bagi pahlawan devisa tersebut. Menurut rencana, layanan terpadu satu pintu (LTSP) yang cukup lama sudah digagas di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (disnakertrans) Kabupaten Lombok Timur akan segera dioperasikan.

Menurut Kepala Bidang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Lombok Timur, HL. Taufiqurrahman, diperkirakan bahwa LTSP tersebut akan dioperasikan bulan depan untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan bagi pengurusan dokumen ketenagakerjaan. Baik yang akan bekerja di dalam negeri maupun di luar negeri.

LTSP ini nantinya akan menjadi pusat pelayanan ketenagakerjaan yang akan melibatkan sejumlah pihak terkait. Sehingga, masyarakat yang akan mengurus dokumen ketenagakerjaannya, tidak dipusingkan dengan banyaknya kantor instansi yang harus didatangi. Dalam LTSP ini, lanjut mantan Kepala Kantor Arpusda Lombok Timur ini, akan ada pelayanan sejumlah instansi, seperti Dinas Dukcapil, Imigrasi, Asuransi, kepolisian, bank dan pihak-pihak lainnya yang berkaitan dengan ketenagakerjaan. Sehingga, kekurangan dokumen para TKI akan dapat dilayani dalam satu ruangan kantor.

Lebih lanjut dikatakan L. Taufiqurrahman bahwa pembangunan LTSP ini merupakan bagian dari bukti keseriusan Pemerintah Daerah dalam mempermudah dan meringankan proses pengurusan dokumen ketenagakerjaan yang kerap dikeluhkan masyarakat. Dengan adanya LTSP ini nantinya, masyarakat akan dapat menghemat waktu dan biaya, karena tidak lagi harus ke sana kemari dalam mengurus berkas kelengkapan dokumennya.

Selain itu, L. Taufiqurrahman juga menghimbau kepada masyarakat agar upaya yang dilakukan pemerintah tersebut hendaknya disambut baik oleh masyarakat dengan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Sehingga, tak ada lagi masyarakat yang memanfaatkan jasa para calo yang pastinya akan merugikan masyarakat itu sendiri. Demikian harapnya saat menghadiri acara pelatihan bagi keluarga TKI yang ada di Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji, Rabu (18/10) kemarin. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *