MI JMI Pancor Butuh Bantuan Infrastruktur

kancantaradio.com – Faktor ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar sangat menentukan maju tidaknya sebuah lembaga pendidikan. Karenanya, masing-masing sekolah berupaya melengkapi ketersediaan infrastruktur penunjang kegiatan belajar mengajarnya. Sebab, sebagian besar sekolah yang dilengkapi infrastruktur memadai akan cenderung memiliki kualitas di atas sekolah yang belum dilengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Demikian pula yang dirasakan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Jam’iyatul Islamiyyah Pancor, Rabiatul Adawiyah. Lembaga pendidikan berbasis keislaman yang dipimpinnya itu seakan sulit berkembang dan bersaing dengan sekolah-sekolah lainnya yang sudah memiliki kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.

Kondisi Madrasah Ibtidaiyah Jam’iyatul Islamiyah Pancor sangat kontras dengan sekolah-sekolah lainnya yang berada di sekitarnya. Karena memang, sekolah-sekolah yang berada di wilayah perkotaan pada umumnya akan berusaha terlihat mentereng guna menarik minat calon siswa.

Namun, bagi Madrasah Ibtidaiyah Jam’iyatul Islamiyyah yang didirikan pada tahun 1956 ini, kelengkapan sarana dan prasarana itu belum mampu direalisasikan karena keterbatasan dana yang dimiliki sekolah dan yayasan. Dengan keadaan yang ada sekarang ini, berat sekali bagi madrasah yang berada di depan mimbar Masjid Attaqwa Pancor ini untuk bisa bersaing dalam perebutan siswa baru dengan sekolah-sekolah lainnya.

Dengan semangat yang terus digelorakan pada seluruh elemen madrasah, kegiatan belajar mengajar terus digalakan, walaupun dalam fasilitas yang seadanya. Jumlah ruang kelas yang digunakanpun masih kurang. Sehingga, ada ruang kelas yang terpaksa disekat untuk memenuhi kekurangan ruang belajar.

Dikatakan Rabiatul Adawilyah, madrasah yang dipimpinnya itu hanya memiliki 4 ruang kelas dan kondisi bangunan sekolah yang jauh tertinggal dengan kondisi sekolah-sekolah lainnya. Walaupun, madrasah ini berada di pusat perkotaan.

Hal inilah yang menyebabkan madrasah ini selalu mendapatkan siswa baru dalam jumlah yang minim. Karena sebagian besar masyarakat di perkotaan akan senantiasa melihat kondisi fasilitas sekolah sebagai daya tarik untuk menyekolahkan anak-anaknya.

Berangkat dari hal itulah, Madrasah Ibtidaiyah Jam’iyatul islamiyah pancor ini sangat berharap kepada Pemerintah Daerah Lombok Timur untuk dapat memperhatikan kondisi lembaga pendidikan yang sudah cukup lama turut serta membangun daerah.

Lebih jauh diungkapkan Rabiatul Adawiyah, pihaknya telah sering melayangkan proposal permohonan bantuan ke Kantor Kementerian Agama. Namun, masih belum berhasil mendapatkan bantuan. Hanya Bupati Lombok Timur, HM. Ali Bin Dachlan yang sempat mengirimkan bantuan untuk melakukan rehab ringan.

Rabiatul Adawiyah sangat berharap ada pihak-pihak yang bersedia membantu melengkapi infrastruktur di madrasah ini. Terutama, bantuan untuk melengkapi ruang kelas yang masih kurang. Demikian harapnya saat dikonfirmasi Kancanta di Pancor, Selasa (16/1) kemarin. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *