2018, Dikes Lotim Tetap Fokus Pada 3 Kegiatan Untuk Wujudkan Program Indonesia Sehat

kancantaradio.com – Memasuki tahun 2018, guna mewujudkan program Indonesia Sehat yang menjadi cita-cita Pemerintah Pusat, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur tetap fokus pada tiga kegiatan pokok yang sudah dijalankan pada tahun 2017 lalu. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, drg. H. Asrul Sani saat menjadi Pembina Upacara pada apel perdana di tahun 2018 lingkup Pemerintah Daerah Lombok Timur yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati, Senin (5/2) kemarin.Ketiga kegiatan yang dimaksud adalah penerapan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dikatakannya, penerapan paradigma sehat dilaksanakan melalui dua pendekatan, yakni pendekatan keluarga dan pelaksanaan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Pendekatan keluarga ini dilaksanakan petugas dari masing-masing Puskesmas dengan melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga untuk melakukan survey dan pendataan sekaligus memberikan intervensi penanganan masalah kesehatan dalam keluarga guna memberikan pemahaman agar tumbuh kesadaran dalam setiap individu untuk berperilaku hidup sehat dan mau mengatasi masalah-masalah kesehatan yang sedang dialami.

Pelaksanaan pendekatan keluarga melalui kegiatan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga oleh petugas Puskesmas yang dimulai beberapa bulan terakhir pada tahun kemarin ini telah mencakup 6,6% jumlah keluarga hingga akhir Januari 2018. Untuk tahun ini, target cakupannya diupayakan hingga 50% keluarga yang akan dikunjungi dan didata.

Sedangkan program Germas yang dicanangkan tahun lalu ini akan fokus pada penerapan perilaku hidup sehat dengan menganjurkan aktifitas fisik secara teratur minimal 30 menit setiap hari, mendorong warga untuk mengkonsumsi sayur dan buah serta mendorong masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara berkala.

Sementara itu, kegiatan peningkatan pelayanan kesehatan akan dilaksanakan dengan meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan. Jika tahun lalu, Pemerintah Daerah Lombok Timur telah membangun 2 unit Puskesmas baru yang operasionalnya akan dimulai tahun ini. Maka tahun ini, pemerintah akan menambah 1 unit Puskesmas lagi, yakni di Kecamatan Aikmel. Sehingga, jumlah Puskesmas yang ada di Lombok Timur menjadi 35 unit.

Peningkatan layanan kesehatan tidak hanya pada sisi kuantitas. Namun, kualitas Puskesmas juga terus ditingkatkan. Terbukti, pada tahun 2017, 14 Puskesmas sudah berhasil akreditasi dan akan dilanjutkan dengan target yang sama pada tahun ini.

Pelaksanaan kegiatan ketiga yang menjadi fokus pemerintah sebagai upaya mewujudkan Program Indonesia Sehat adalah menjalankan program JKN dengan mengupayakan target Universal Health Coverage tahun 2019 bisa terpenuhi.

Di Lombok Timur sendiri, ungkap Kadikes Lotim, jumlah peserta JKN-KIS sudah mencapai 840.428 orang dengan uraian 138.428 orang merupakan peserta mandiri dan 701.919 lainnya merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) baik dari dana pusat, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten.

Pencapaian target UHC di tahun 2019 mendatang ini diakui masih memerlukan usaha yang semakin dioptimalkan. Sebab, tantangannya cukup besar. Sekitar 29% penduduk belum menjadi peserta BPJS Kesehatan. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *