23 Sepeda Motor Terjaring Operasi Jaran

kancantaradio.com – Operasi Jaran Gatarin 2018 yang digelar Polres Lombok Timur sejak 23 Januari hingga 5 Februari kemarin telah berhasil mengungkap banyak pelaku kasus kejahatan. Khususnya, kasus 3 CR atau pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menjadi fokus operasi.

Menurut Kapolres Lombok Timur, AKBP Muhammad Eka Fathurrahman dalam acara Press Release hasil ungkap kasus Operasi Jaran Gatarin 2018 yang diadakan di Mapolres Lombok Timur, Rabu (7/2) kemarin, setidaknya ada 23 unit kendaraan roda dua atau sepeda motor yang berhasil diamankan sebagai barang bukti tindak kejahatan sejumlah pelaku, baik yang ditangani langsung Polres Lombok Timur ataupun polsek jajaran.

23 sepeda motor yang menjadi barang bukti aksi kejahatan yang dilakukan para pelaku yang saat ini sudah diamankan aparat kepolisian dapat saja dikuasai lagi oleh korban atau pemilik sebenarnya. Untuk hal ini, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa mengumumkan jenis sepeda motor yang menjadi hasil pengungkapan kasus kepada khalayak ramai langsung sesaat setelah dilakukan penangkapan.

Dikatakan Kapolres, pihaknya tidak pernah menutup informasi terkait barang bukti berupa sepeda motor. Karenanya, informasi terkait hasil tangkapan langsung disebar agar para korban dapat dengan segera mengetahui apakah sepeda motor miliknya sudah diamankan atau tidak.

Terhadap hasil pengungkapan kasus curanmor ini, Kapolres mempersilahkan masyarakat yang merasa telah kehilangan sepeda motornya untuk melakukan pengecekan. Jika, dari 23 unit sepeda motor yang sudah menjadi barang bukti tersebut, diyakini adalah miliknya, masyarakat diperkenankan untuk mengambilnya dengan membawa bukti kepemilikan berupa BPKB dan STNK sepeda motor yang bersangkutan.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres bahwa jika masyarakat memiliki bukti konkrit atas kepemilikan sejumlah barang bukti yang saat ini sudah diamankan aparat kepolisian. Maka, aparat kepolisian akan memberikan peluang bagi pemiliknya untuk menguasai kembali sepeda motor yang memang adalah miliknya dengan status pinjam rawat untuk sementara waktu. Karena 23 kendaraan tersebut sudah menjadi barang bukti sebuah tindak kejahatan yang memenuhi unsur pidana. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *