Bupati Resmikan Monumen Juang

kancantaradio.com – Satu lagi bangunan besar dan bersejarah telah direnovasi dan dibangun Pemerintah Daerah Lombok Timur. Gedung Pemuda dan Mahasiswa serta Monumen Juang yang berada dalam satu lokasi telah menjadi ikon baru Lombok Timur dengan wajah yang historis namun kekinian. Kedua bangunan ini sudah diresmikan Bupati Lombok Timur, HM. Ali Bin Dachlan pada Kamis (8/2) kemarin dengan turut disaksikan sejumlah veteran yang menjadi saksi dan pelaku sejarah perjuangan masyarakat Lombok Timur melawan bangsa penjajah di masa lampau.

Di tempat ini, pada masa lampau, telah terjadi perlawanan masyarakat Lombok Timur terhadap tentara NICA Belanda yang terus berusaha ingin berkuasa di Lombok Timur. Perlawanan demi perlawanan yang menghasilkan sejumlah pertempuran hebat terjadi. Termasuk di lokasi Monumen Juang. Di mana, beberapa pejuang Lombok Timur gugur dan telah dinobatkan negara sebagai pahlawan.

Dalam kesempatan peresmian ini, Bupati mengatakan bahwa masyarakat Lombok Timur selalu berusaha melawan ketidak adilan di negeri ini. Pertempuran melawan bangsa penjajah, tidak hanya terjadi di Selong. Dalam catatan yang ditemukan di Belanda, dinyatakan bahwa pada tahun 1907, telah terjadi juga pertempuran sengit di Bukit Limbungan Desa Perigi. Di mana, 60 pejuang Lombok Timur gugur dan 2 tentara Belanda dinyatakan tewas.

Di masa-masa lalu, dalam setiap peringatan Hari Pahlawan, Pemerintah Provinsi selalu mengunjungi makam pahlawan yang ada di pemakaman umum Gandor yang dinamakan Taman Bahagia sebelum akhirnya pada tahun 1965 dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan yang sekarang.

Dan terkait Gedung Pemuda dan Mahasiswa yang dibangun pemerintah dengan anggaran 6,2 Milyar melalui dokumen penganggaran Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Timur tahun 2017 ini, Bupati menegaskan bahwa hal ini adalah bukti perhatian pemerintah terhadap pemuda dan mahasiswa. Di tempat ini, lanjut Bupati, para pemuda dan mahasiswa dipersilahkan untuk berekspresi dan berkreasi. Namun, tetap menjaga sifat-sifat kepahlawanan para pejuang di masa lalu. Karena sesungguhnya bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya. Sebuah ungkapan yang harus terus diingat oleh generasi muda yang menikmati hidup di alam kemerdekaan. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *