Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Di Bendungan Pandan Duri

kancantaradio.com – Malang tak dapat dicegah. Seperti itulah yang dialami seorang nelayan bernama Muliadi (35 tahun) asal Montong Cermen Desa Sukadana Kecamatan Terara. Di saat sedang mencari ikan dengan menganco di bendungan Pandan Duri, nyawanya tidak tertolong akibat tersambar petir.

Kejadian naas ini dialami korban pada Senin (12/2) kemarin, sekitar pukul 14.00 WITA. Di mana, korban bersama 3 temannya yang lain sedang mencari ikan di tengah bendungan Pandan Duri. Namun, di saat sedang menganco, cuaca secara cepat berubah gelap dan langsung turun hujan yang disertai petir. Dan korban tak mampu menghindar.

Menurut Dandim 1615 Lombok Timur, Agus Setiandar melalui siaran persnya, menerangkan bahwa nasib naas yang dialami Muliadi berlangsung sangat cepat. Korban yang disambar petir itu langsung roboh dan tenggelam. Teman-teman korban yang menyaksikan kejadian tersebut segera mencari korban. Namun, pencariannya baru berhasil setelah 30 menit berlalu dengan ditemukannya jasad korban di dasar bendungan dalam keadaan yang sudah tidak bernyawa lagi.

Ketiga teman korban yang dibantu beberapa warga yang segera mengetahui kejadian tersebut mengevakuasi jasad korban dengan melarikannya ke Puskesmas Terara untuk dilakukan autopsi.

Setelah dilakukan autopsi, jasad korban diantar ke rumah korban untuk dilakukan proses pemakaman. Saat ini, lanjut Dandim, kasus meninggalnya Muliadi akibat tersambar petir ini sudah ditangani aparat kepolisian. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *