Dispar Lotim Dorong Usaha Pariwisata Yang Berefek Banyak

kancantaradio.com – Nusa Tenggara Barat terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata yang belakangan kian banyak dibicarakan masyarakat banyak. Tak ketinggalan Lombok Timur, sebagai daerah yang dilengkapi sumber daya alam yang lengkap, Lombok Timur tak mau ketinggalan untuk meraih sukses di sektor yang satu ini.
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata (dispar) Kabupaten Lombok Timur, Ahyak Mudin dalam acara launching sebuah tempat karaoke keluarga “Doremi” di Selong, baru-baru ini mengungkapkan bahwa Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur tiada henti-hentinya mendorong para pelaku usaha wisata untuk dapat memunculkan usaha pariwisata yang memiliki efek yang banyak.

Selama ini, ungkap Ahyak, para pelaku usaha di sektor pariwisata masih fokus di beberapa jenis usaha, seperti perhotelan, rumah makan dan akomodasi. Padahal, terdapat 40 lebih jenis usaha pariwisata yang dapat dikembangkan di Lombok Timur. Salah satunya adalah membangun tempat hiburan yang masih sangat jarag dilakoni para pegiat usaha pariwisata.

Karena itulah, Dinas Pariwisata Lombok Timur sangat mengapresiasi dibukanya saran hiburan baru berupa tempat karaoke keluarga yang berlokasi di pusat kota Selong ini. Diharapkan, usaha wisata baru ini dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat dengan tumbuhnya beberapa usaha yang berkaitan dengan tempat hiburan tersebut.

Selain itu, lanjut Ahyak, dengan munculnya tempat hiburan baru di pusat kota ini, telah membantu Dinas Pariwisata Lombok Timur memajukan pariwisata dengan konsep city tour yang sedang gencar diupayakan. Usaha wisata sejenis ini diharapkan terus bermunculan untuk dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang bermuara pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Sementara itu, owner Doremi, Endy Soedrajat dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa tempat karaoke yang dikembangkannya ini semata-semata sebagai sarana hiburan keluarga dengan tidak menyediakan pendamping lagu dan bebas dari minuman beralkohol. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *