Kecamatan Lenek Resmi Jadi Kecamatan Ke-21

kancantaradio.com – Cukup panjang proses pembentukan Kecamatan Lenek sebagai kecamatan baru di Lombok Timur. Dirintis sejak 2016 lalu, Kecamatan Lenek yang merupakan daerah pemekaran dari Kecamatan Aikmel, akhirnya resmi menjadi kecamatan ke-21 di Lombok Timur. Dan pada Rabu (11/4) kemarin, Penjabat Sementara (PjS) Bupati Lombok Timur, H. Ahsanul Khalik telah meresmikannya sekaligus meresmikan kantor sementara Kecamatan Lenek.
Selain meresmikan kantor sementara Kecamatan Lenek yang menjadi pertanda diperkenankannya kecamatan baru ini melaksanakan berbagai pelayanan bagi masyarakat. PjS. Bupati juga menyerahkan surat perintah pelaksana tugas (Plt) Camat Lenek dan jajarannya. Untuk Plt. Camat Lenek, telah ditunjuk Supandi yang saat ini menjabat Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur.

Dalam sambutannya, PjS. Bupati Lombok Timur mengungkapkan bahwa terbentuknya Kecamatan Lenek adalah bagian dari upaya untuk mendekatkan dan meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Pembentukan kecamatan baru ini adalah hasil prakarsa Bupati Lombok Timur, HM. Ali Bin Dachlan yang sebenarnya telah mengusulkan pembentukan 3 kecamatan baru, masing-masing Kecamatan Kotaraja, Kecamatan Lenek dan Kecamatan Kokok Putek. Namun dari ketiganya, hanya Kecamatan Lenek yang memenuhi syarat administrasi, teknis dan fisik kewilayahan yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan.

Kecamatan ke-21 di Lombok Timur ini membawahi 10 desa yang semula merupakan desa yang menjadi wilayah Kecamatan Aikmel, yakni Desa Lenek, Lenek Lauq, Lenek Daya, Lenek Baru, Lenek Pesiraman, Lenek Kali Bambang, Lenek Ramban Biak, Lenek Duren, Sukarema dan Desa Kalijaga Baru.

Kepada Pelaksana Tugas Camat beserta seluruh staf di Kantor Camat Lenek, Khalik berharap agar memperhatikan 3 hal, yakni, perlunya langkah untuk meningkatkan koordinasi pemerintahan, baik di kabupaten maupun provinsi. Selain itu, harus juga mengupayakan peningkatan pelayanan publik dengan cepat yang diikuti dengan meniadakan pungutan liar alias pungli serta menjadikan Kecamatan Lenek sebagai satu kebanggaan. (kis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *